Al-Quran Teman atau kenalan ? | Sharing from NH 🌸



| Sharing from NH 🌸

Al-Quran
Teman atau kenalan ?

Jika sebagai 'kenalan'. Tempatnya mungkin dalam almari kaca. Setahun sekali Ramadhan menjelma, barulah sibuk kita bertegur-sapa.
Jika sebagai 'teman'. Ia seperti baju, seluar atau kasut bagi manusia. Sehari tidak berbaju atau berseluar, pasti terasa janggal. Rasa tidak sempurna. Andai kita rasa malu seperti 'berbogel di khalayak ramai' sekiranya tidak membaca Al-Quran dalam sehari, ertinya kita sudah merasai kemanisannya.

Roh Al-Quran mengenali pendampingnya setiap hari. Andai ditakdirkan kita mati dan disoal oleh malaikat kelak, Al-Quran akan tampil sebagai pembela.
" Tiada sesiapa yang lebih berkuasa selain Allah, siapa kamu untuk menahan aku ? "

" Aku Al-Quran. "

" Apa hubungan kamu dengan orang ini ? "

" Dia kawan, dia teman dan dia sahabat aku ketika di dunia ! "

Allahu Allah !
Terlalu banyak jaminan daripada Allah kepada sesiapa yang menjadikan Al-Quran sebagai pendampingnya. Antaranya,
- Tidak nyanyuk sampai ke hari tua.
- Wajah bercahaya dan mesra untuk didekati.
- Hidup nampak sederhana, hakikatnya kaya.
- Sentiasa disayangi dan dihormati.
- Malaikat mengawasi keselamatan.

Ingin sungguh memetik kalam dari syair Imam az-Zarnuji dalam kitab Taalim Mutalimnya,
Tentang diri seseorang itu, usah kau tanya !
Lihat sahaja siapa temannya 😊

- Kak Hassanah
https://telegram.me/kakHassanah

0 Response to "Al-Quran Teman atau kenalan ? | Sharing from NH 🌸"

Post a Comment